Sunday, 25 March 2012

Model Komunikasi Antarbudaya


Komunikasi antarbudaya terjadi bila produsen pesan adalah anggota suatu budaya dan penerima pesannya adalah anggota suatu budaya lainnya. Dalam keadaan tersebut, kita akan dihadapkan pada suatu masalah karena pesan yang disandi oleh suatu budaya harus disandi balik dalam budaya yang berbeda. Budaya mempengaruhi orang yang berkomunikasi. Pengaruh budaya atas individu dan masalah-masalah penyandian dan penyandian balik terlukis pada gambar dibawah ini :
Gambar Model Komunikasi Antarbudaya Richard E. Porter &  Larry A. Samovar





Bentuk individu sedikit berbeda dengan bentuk budaya yang mempengaruhinya karena ada pengaruh lain di samping budaya yang membentuk individu, dan orang dalam suatu budaya pun mempunyai sifat-sifat yang berbeda.
Penyandian dan penyandian balik pesan antarbudaya dilukiskan oleh panah-panah yang menghubungkan budaya-budaya itu. Panah-panah ini menunjukkan pengiriman pesan dari budaya satu ke budaya lainnya. Panah meninggalkan suatu budaya yang mengandung pola yang sama seperti pola yang ada dalam individu penyandi. Makna asli pesan berubah pada saat penyandian, begitu pula saat penyandian balik.
Budaya A berbeda dengan budaya B, namun dari bentuk modelnya kita dapat mengetahui bahwa perbedaannya tidak terlalu jauh sehingga makna pesan yang diterima B mendekati makna pesan asli yang dimaksud oleh A. Berbeda dengan budaya C, penyandian balik lebih menyerupai pola budaya C.
Sumber : Mulyana, Deddy. 1990. Komunikasi Antarbudaya. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Kasus kesalahpahaman budaya


Suatu ketika didepan rumah nenek ada seorang penjual jamu asal Jawa Tengah yang sedang melayani pembeli asal Sunda. Ibu saya melihat dari kejauhan, penjual jamu beberapa kali mencuci, mengelap, dan mencium gelas bekas jamu yang baru saja dikembalikan pembeli itu. Apa yang sebenarnya terjadi?  Kebetualan ibu saya memeng ingin keluar rumah, lalu terdengar suara percakapan mereka.
Pembeli : “Mani amiiiiiiis nya iyeu teh”                                               
Penjual : (mencium gelas, mencucinya, mencium lagi)
Pembeli : “Amis pisan”
Penjual : “Ora amis mba. Iki wes tak cuci”
Ternyata mereka berdua tidak saling mengerti bahwa amis dalam bahasa Sunda artinya amis, sedangkan dalam bahasa Jawa artinya bau amis.

2.    Teman sekelas saya yang bernama Fandi asal Minang menjaili Vinny yang berasal dari Jawa. Fandi menggeser-geser tangan Vinny yang sedang menulis materi penting. Vinny marah, dan Fandi pun mengatakan “masa marah Vin. Haha.. Kayak anak ketek aja.” Vinny semakin marah. Vinny mengira Fandi telah menghinanya seperti anak monyet karena dalam bahasa Jawa kete’(kethek) artinya monyet, padahal dalam Bahasa Minang ketek artinya kecil. Jadi maksud Fandi anak ketek adalah anak kecil, bukan anak monyet -kete’(kethek).

3.    Gian, teman SMA saya di Serang sekarang kuliah di UNY. Dia pernah menceritakan sesuatu kepada saya. Suatu ketika di dalam perkuliahan, temannya yang asli Jawa berkata “Gi, aku njaluk ombe sitik” . Gian meresponnya dengan wajah merespon candaan. Gian : “Haha.. Kurang ajar! Kenapa minta ke gue? Masa gue nyebokin(maaf) lo!” Temannya yang semula bicara menggunakan bahasa Jawa, segera menggunakan bahasa Indonesia. “Aku njaluk ombe yaan.. Minta minum aku!”. Gian tersipu malu karena ia salah mengartikan kata “ombe”. Mereka pun tertawa.

4.    Dalam suatu situasi, saya sedang sms-an dengan seorang teman baru asal Bandung. Ditengah pembicaraan, ada kalimat seperti ini: “Ai kamu teh udah makan belum? Kalau belum, hayu atuh ke bawah cari makan dulu.” Saya bingung kenapa orang yang baru saya kenal menyapa dengan kata “ai” yang berarti ayang atau sayang. Setelah saya tanya ke teman yang juga orang Sunda, ternyata itu hanya kata imbuan dalam bahasa Sunda.

5.    Seorang gadis Malaysia berdialog dengan seorang gadis Indonesia di Singapura.
A : “Awak punya kereta pribadi?”
B : “Tidak, orang Indonesia tidak punya kereta pribadi; kereta punya Pemerintah.”
A : “Bagaiman mungkin? Saya dengar, banyak orang Indonesia kaya.”
B : “Bila kamu tak percaya, tanya saja orang Indonesia lainnya.”
Sebuah mobil BMW melintas di depan mereka.
A : “Aku suka kereta itu!”
B : “Oh, itu yang namanya kereta!”
Sumber : Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar, karya Prof. Deddy Mulyana, M.A., Ph.D.

Persamaan dan Perbedaan Komunikasi Massa Media Lama dengan Medai Baru


Persamaan komunikasi massa media lama dengan media baru
-       Menyampaikan informasi kepada khalayak
-       Pesan yang disampaikan bersifat umum
-       Stimulasi alat indera terbatas
-       Memiliki fungsi informasi, pendidikan, dan memengaruhi
-       Terdapat hubungan (media massa-masyarakat) resiprok – saling memengaruhi
-       Memiliki dampak pada pengetahuan, persepsi dan sikap orang-orang; memainkan peranan penting dalam transmisi sikap, persepsi dan kepercayaan; dan sebagai agen sosialisasi[1]
Perbedaan komunikasi massa media lama dengan media baru
No
Media lama
Media baru
1
Meliputi media cetak, radio, dan televisi
Meliputi media online, seperti media cetak yang diubah
dalam format digital, tv online, dan radio streaming
2
Informasi selalu bersifat formal dan dapat dipertanggungjawabkan
Informasi pada situs tertentu tidak bersifat formal sehingga kredibilitas informasi tidak dapat dipertanggungjawabkan
3
Harus menunggu informasi pada jam yang dijadwalkan
Mudah dalam pencarian informasi yang ingin didapatkan dan tidak terbatas pada jadwal tertentu
4
Khalayak tidak terhubung pada media dan sesama pengguna
Para pengguna dapat terhubung secara langsung
5
Tidak memungkinkan untuk bersinggungan dengan ruang pribadi
Memungkinkan untuk bersinggungan dengan ruang pribadi (dapat diakses melalui ponsel)
6
Komunikan anonim dan heterogen
Komunikan dapat diketahui pada registrasi awal, misalnya sign in saat ingin mengekses pikiranrakyat-online.com
7
Mengutamakan isi ketimbang hubungan
Pada kondisi tertentu mengutamakan aspek hubungan,
padahal tidak jelas apa yang dibahas
8
Umpan balik bersifat tertunda dan tidak langsung
Umpan balik dapat disampaikan secara langsung, seperti 'komentar'
9
Khalayak tidak memiliki keleluasaan mencari yang diinginkan diluar jadwal yang telah ditentukan
Khalayak memiliki keleluasaan untuk mencari dan menemukan apa yang diinginkan

Sumber   : Ardaianto, Elvinaro, Lukiati Komala dan Siti Karlinah.2004.Komunikasi Massa Suatu Pengantar Edisi
Revisi.Bandung:Simbiosa Rekatama Media.


[1] Dominick (2000) menyebutkan tentang dampak komunikasi massa, terutama televisi, yang menjadi agen sosialisasi (penyebaran nilai-nilai) memainkan peranan penting dalam transmisi sikap, persepsi dan kepercayaan.

Pengertian Komunikasi Massa sebagai Media Baru


Menurut Bittner, komunikasi massa adalah pesan yang dikomunikasikan melalui media massa pada sejumlah besar orang.
Gerbner menyatakan komunikasi massa adalah produksi dan distribusi yang berlandaskan teknologi dan lembaga dari arus pesan yang kontinyu serta paling luas dimiliki orang dalam masyarakat industri.
Media baru adalah istilah yang dimaksudkan untuk mencakup kemunculan digital, komputer, atau jaringan teknologi informasi dan komunikasi di akhir abad ke-20.
Media baru merupakan sebuah terminologi untuk menjelaskan konvergensi antara teknologi komunikasi digital yang terkomputerisasi serta terhubung kedalam jaringan. Contoh dari media yang sangat merepresentasikan media baru adalah internet. Program televise, film, majalah, buku, surat kabar, dan jenis media cetak lain tidak termasuk media baru.[1]
Menurut saya, komunikasi massa (new media) adalah proses penyampaian dan penerimaan pesan melalui teknologi komunikasi digital yang terhubung kedalam suatu jaringan.



[1] Flew(2005).New Media.An Introductiion.2nd edition.Oxford University Press.New York

Samakah manajemen komunikasi dengan komunikasi manajemen?


Manajemen komunikasi itu apa? Sama gak sih dengan komunikasi manajemen? Pertanyaan itu mungkin sempat terbersit dalam pikiran anda, apalagi bagi para mahasiswa semester awal seperti saya. Beberapa kali saya mencari sumber dan mencoba memahami pelan-pelan perbedaan mendasar antara kedua kata yang saya fikir semula hanya sakadar kata yang dibalik.
Menurut Kaye, istilah manajemen komunikasi merujuk kepada bagaimana orang-orang mengelola proses komunikasi dalam hubungannya dengan orang lain dalam berbagai setting atau konteks komunikasi. Dalam proses komunikasi tersebut, lebih lanjut Kaye menyatakan terkandung adanya upaya optimal untuk memanfaatkan manusia dan teknologi guna membangun dialog di antara pelaku komunikasi.
Dalam sebuah situs asosiasi managemen komunikasi, saya menemukan tulisan Dr.Antar Venus yang menyimpulkan bahwa manajemen komunikasi adalah proses pengelolaan sumber daya komunikasi yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas pertukaran pesan yang terjadi dalam berbagai konteks komunikasi (komunikasi individual, organisasional, pemerintahan, sosial, atau bahkan internasional).
Sekarang saya beralih pada komunikasi manajemen. Berdasarkan buku yang ditulis oleh J.A .Pauley dan J.F.Pauley, komunikasi manajemen adalah sistematis perencanaan , pelaksanaan, pemantauan, dan revisi dari semua saluran komunikasi dalam suatu organisasi , dan antara organisasi, tetapi juga mencakup organisasi dan penyebaran petunjuk komunikasi  baru yang terhubung dengan sebuah organisasi, jaringan , atau teknologi komunikasi.
Di University of Technology Sydney dan Bond University, Australia misalnya, program studi Manajemen Komunikasi ditempatkan di lingkungan Faculty of Social Sciences and Humanities. Demikian halnya di Amerika Serikat, Program Studi manajemen komunikasi ditempatkan sebagai bagian Annenberg School of Communication di University of Southern California. Sementara itu, program studi Komunikasi Manajemen justru ditempatkan di School of Management, hal ini berlaku misalnya untuk Waikato University New Zealand. Kenyataan seperti ini juga terjadi di berbagai universitas di Eropa dan Canada.
Kajian manajemen komunikasi adalah fenomena/peristiwa komunikasi, sedangkan disiplin manajemen hanya diperlakukan sebagai tool of analysis tambahan yang fungsinya memperkaya dan mempertajam analisis terhadap berbagai fenomena komunikasi.

Jadi saya dapat menyimpulkan bahwa managemen komunikasi merupakan kajian dalam bidang komunikasi yang membahas managerial kepada seseorang, sedangkan komunikasi managemen berada pada lingkup managemen yang membahas managerial pada suatu organisasi.

Sumber :
Tulisan Dr. Antar Venus M.A. pada Jurnal Komunikasi Dan Informasi Edisi September, 2008 dalam http://amkindonesia.blogspot.com/2011/05/mengenal-manajemen-komunikasi.html
Pauley, Judith A., dan Joseph F. Pauley. Komunikasi: Kunci Kepemimpinan Efektif. Milwaukee, Wis: ASQ Mutu, 2009. Cetak.

Berbagai definisi Humas


1. Humas adalah aktivitas komuniksi dua arah dengan publik (perusahaan/organisasi), yang bertujuan untuk menumbuhkan saling pengertian, saling percaya, dan saling membantu/kerjasama.
2. Menurut The International Public Relation Association (IPPRA), “PR is a management function, of a continuing and planned character, though which public and private organizations and institutions seek to win and retain the understanding, sympathy and support of those with whom they are or may be concerned – by evaluating public opinion about themselves, in order to correlate, as far as possible, their own policies and procedures, to achieves by planned and widespread information more productive cooperation and more efficient fulfillment of their common interests” (PR adalah fungsi manajemen, yang bersifat berkelanjutan dan terencana, meskipun yang organisasi publik dan swasta dan lembaga berusaha untuk memenangkan dan mempertahankan pengertian, simpati dan dukungan dari orang-orang dengan siapa mereka atau mungkin khawatir - dengan mengevaluasi pendapat umum tentang diri mereka sendiri, untuk mengkorelasikan, sejauh mungkin, kebijakan dan prosedur mereka, untuk mencapai dengan kerjasama yang lebih produktif yang direncanakan dan informasi luas dan pemenuhan yang lebih efisien dari kepentingan bersama mereka)
3. John E. Marston dalam Modern Public Relation (1979) : “Public Relations is planned, persuasive communication designed to influence significant public.” (Humas direncanakan komunikasi, persuasif yang dirancang untuk mempengaruhi publik signifikan)
4. Definisi J.C., Seidel, Public Relations Director, Division of Housting, State of New York berbunyi : “Public relations is a continuing process by which management endeavors to obtain goodwill and understanding of itscostumenrs,its employees and the public at large, inwardly thought self analysis and correction, outwardly throught all means of expression” (Public Relations adalah proses yang kontinu dari usah-usaha management untuk memperoleh goodwill dan pengertian dari para langganannya, pegawainya
Dan publik umumnya; kedalam dengan mengadakan analisa dan perbaikan-perbaikan terhadap diri sendiri, keluar dengan mengadakan pernyataan-pernyataan).         
5. Definisi W. Emerson Reck, Public Relations Director, Coltage University berbunyi : ”Public relations is the continued process of keying policies, services and actions to the best interest of those individual and groups whose confidence and goodwill and individual or institution covets, and secondly, it is the interpretation of these policies, services and actions to assure complete understanding and appreciation.” (Public Relations adalah kelanjutan dari proses penetapan kebijakan, penentuan pelayanan-pelayanan dan sikap yang disesuaikan dengan kepentingan orang-orang atau golongan agar orang atau lembaga itu memperoleh kepercayaan dan goodwill dari mereka. Kedua, pelaksanaan kebijakan, pelayanan dan sikap adalah untuk menjamin adanya pengertian dan penghargaan yang sebaik-baiknya).
6. Definisi Howard Baoham, Vise Chairman, American National Red Cross menyatakan : “Public Relations is the art of bringing about better public understanding which breeds greater public confidence for any individual or organization” (Public Relations adalah seni menciptakan pengertian publik yang lebih baik yang kepercayaan public terhadap seseorang atau organisasi)
Public relation is a destinctive management function which helps establish and maintain mutual lines of communication, understanding, acceptance and cooperative between an organisation and its publics; involves the management to keep informed on and responsive to public opinious; defines and emphasises the responsibility of management to serve the public interest; helps management keep breast of and effectivel utilise change; serving as an early warning system to help anticipate trends; and uses research and ethical communication techmiques as its participal tools. (Hallow 1976:36)
8. In 1978, the first world Assembly of Public Relations Associations in Mexico defined PR as “the art and social science of analyzing trends, predicting their consequences, counseling organizational and the public interest (Newsom at al.2000.2)
9. “Public relations helps an organization and its publics adapt mutually to each other” (Public Relation Society of America 2004)
10. PR was defined as ‘influencing behavior  to achieve objectives throught the effective management of relationships and communications’ (Department of Trade and Inndustry and Institute of Public Relations 2003:10)
11. Definisi Public Relation adalah usaha yang direncanakan secara terus-menerus dengan sengaja, guna membangun dan mempertahankan pengertian timbale balik antara organisasi dan masyarakatnya. Pendapat ini menunjukkan bahwa public relation dianggap sebuah proses atau aktivitas yang bertujuan untuk menjalin komunikasi antara organisasi dan pihak luar organisasi (Coulsin-Thomas,2002)
12. Marston mengatakan “public relation adalah suatu perencanaan dengan menggunakan komunikasi persuasive untuk mempengaruhi persepsi masyarakat”(1999,p.i)
13. Menurut Frank Jeffkins, Humas adalah sesuatu yang terdiri dari semua bentuk komunikasi berencana baik ke dalam maupun ke luar antara organisasi dengan publiknya untuk mencapai tujuan khusus, yakni pengertian bersama.
14.   Menurut Edward L. Bernays, humas memiliki tiga pengertian :
1.Memberi penerangan kepada masyarakat.
2.Pembujukan langsung terhadap masyarakat guna mengubah sikap dan tindakan.
3.Usaha-usaha mengintegrasikan sikap dan tindakan dari permasalahan dengan masyarakat dan dari masyarakat terhadap permasalahannya.
15.   The Public Relations Society of America :
Humas membantu suatu organisasi dan publiknya untuk saling beradaptasi secara menguntungkan.
Humas adalah usaha organisasi untuk memperoleh kerjasama dari sekelompok orang.
Humas membantu organisasi berinteraksi secara efektif dan berkomunikasi dengan publik utama.
16.   Menurut Scott M. Cutlip dan Allen H. Center, Humas merupakan fungsi manajemen yang menilai sikap publik, mengidentifikasi kebijakan dan tata cara seseorang atau organisasi demi kepentingan publik, serta merencanakan dan melakukan suatu program kegiatan untuk memperoleh pengertian, pemahaman, dan dukungan dari publiknya.
17.   Menurut J.C.Seidel, Humas adalah proses yang berkelanjutan dari usaha-usaha manajemen untuk memperoleh itikad baik dan pengertian dari langganannya, pegawai, dan publik umumnya; ke dalam dengan mengadakan analisis dan perbaikan terhadap diri sendiri, keluar dengan mengadakan pernyataan-pernyataan. (Public Relations is the continuing process by which management endeavors to obtain goodwill and understanding of its customers, its employers, and the public at large; inwardly through self analysis and corrections, inwardly through all means of expressions).
18. Public Relation World Conference : Humas adalah gabungan antara seni dan ilmu pengetahuan yang memperdiksi kecenderungan, memperkirakan konsekuensi, memberi saran kepada pimpinan organisasi, dan melaksanakan rencana kegiatan sebagaimana yang telah ditetapkan untuk melayani kepentingan publik dan organisasinya.
19. Menurut Cutlip, Center, dan Broom, Humas adalah fungsi manajemen yang membangun dan mempertahankan hubungan yang baik dan bermanfaaat antara organisasi dengan publik yang memengaruhi kesuksesan dan kegagalan organisasi tersebut
20.  Menurut Jeffkins & Daniel Yadin, Humas adalah sebuah sistem komunikasi untuk menciptakan niat baik. (Public relations is a system of communication to create goodwill).

Sumber :
Abdurrachman, Oemi, M.A.1968.dasar-dasar public relation.Bandung:PT Citra AdityaBakti
Davis, Anthony. 2005. Everything You Should Know About Public Relations. Jakarta: PT.Elex Media Komputindo.
Canfield, Bertrand. R. 1968. Public relations; principles, cases, and problems. R. D. Irwin. Hal 389.
Dozier, David M, dkk. 1995. Manager's guide to excellence in public relations and communication management. Routledge. Hal 71.
Jefkins, Frank. 1986. Planned Press and Public Relations. Edisi 2. Blackie. Hal 7.
Kusumastuti, Frida.2002.dassar-dasar humas.BogorSelatan:Ghalia Indonesia
Prof. Drs. H.A.W. Widjaja. 2008. Komunikasi dan Hubungan Masyarakat. Jakarta: PT.Bumi Aksara.
Ruslan, Rosady. 2005. Kampanye Public Relations. Jakarta: PT.Raja Grafindo Persada.
Seidel. 1947. Stores. Jilid 33. National Retail Merchants Association, Inc. Hal 20.
Tench,Ralph and Liz Yeomans.2006.eksploring public relations.Mateu-Cromo Artes Graficas, Spain

Monday, 19 March 2012

Kasus yang dapat ditanggulangi seorang Public Relations


Kasus-kasus yang terjadi dalam perusahaan
(internal maupun eksternal)
1.    Citibank Bantah Sistemnya Tidak Aman (pada kasus Malinda Dee)
Sistem keamanan bank Citibank dainilai tim pengacara Malinda Dee masih lemah karena sistem tersebut sampai kecolongan mendeteksi kemungkinan tandatangan palsu yang digunakan terdakwa kasus pencucian uang itu. Selain itu audit internal yang dilakukan berkala dianggap tidak efektif sehingga praktik yang dilakukan Malinda berlangsung bertahun-tahun. Menaggapi hal itu, Vice President Coorporate Affair Citibank, Mona Monika menyatakan tidak sependapat. Menurutnya Citibank selalu mengaudit dan melakukan investigasi internal serta secara kooperatif melaporkan hasilnya ke pihak kepolisian terkait kemungkinan atasan Malinda selevel supervisor atau manajer ikut terlibat. Selasa(15/11/2011).

2.    Proyek ListrikMolor, PLN salahkan China

PT PLN (Persero) menyalahkan kontraktor Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) asal China yang telah membuat program percepatan 10.000 Megawatt (MW) tahap 1 molor dari jadwal. Direktur Utama PLN, Nur pamudji mengatakan bahwa kontraktor China berbeda dengan Jepang, yang selalu on time. Padmudji menjelaskan, seluruh PLTU dalam proses fast track 10.000 MW saat ini dibangun kontraktor asal China. Dari 37 PLTU yang dibangun, hanya 1 PLTU, yaitu PLTU Labuan, yang pelaksanaan pembangunannya tepat waktu. Pihak PLN memberikan sanksi kepada kontraktor asal China sesuai dengan kontrak perjanjian. Sanksi tersebut diberikan dengan tingkatan berbeda dn maksimal 10 perses dari nilai kontrak. Kamis (15/03/2012)
Sumber berita : http://bisnis.vivanews.com/news/read/296588-proyek-listrik-ri-molor--pln-salahkan-china

3.    Gaji Karyawan Djakarta Lloyd Belum Dibayar, Dahlan Iskan Minta Direksi Mikir.
PT Djakarta Lloyd, salah satu perusahaan negara bidnag perkapalan masih belum membayar gaji karyawannya selam 14 bulan yang nilainya mencapai Rp 35 milyar. Direksi diminta berpikir keras! Hai ini disampaikan oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (12/03/2012). Selain menunggak gaji karyawan, Djakarta Lloyd juga mempunya utang ke beberapa debitur. Serta saat ini mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp 3,6 triliun dan sudah diambang kebangkrutan. Mantan Dirut PLN ini menyatakan Djakarta Lloyd tak bisa digabungkan ke BUMN lain karena sedang mengalami kasus hukum akibat kerugian yang terjadi. saat ini kerugian ditaksir mencapai Rp 3,6 triliun dan sudah diambang kebangkrutan, tidak ingin menanggung tanggung jawab sendirian, Syahril akan menyeret mantan-mantan Direksi ke meja hijau. Deputi Restrukturisasi dan Perencanaan Strategis BUMN, Achiran Pandu Djajanto sebelumnya juga membenarkan perihal tunggakan pembayaran gaji senilai Rp 36 miliar. Ini belum termasuk pesangon, jika Djakarta Lloyd pailit dan belum juga termasuk dana pensiun.
Sumber berita : www.detik.com
4.    Bank Tertua Swiss Digugat AS karena Menyembuyikan Data Pajak
Departemen Kehakiman AS menuntut bank tertua di Swiss karena membantu para wajib pajak AS menghindari pajak. Jumlah ekayaan para wajib pajak yang disembunyikan ini mencapai US$ 1,2 milyar lebih. Ini merupakan pertama kalinya AS menuntut bank asing karena membantu pengindaran pajak. Bank yang dituntut adalah Wegelin and Co yang didirikan pada 1741. Bank ini dituduh membiarkan para nasabahnya dari AS membuat rekening menggunakan nama palsu atau perusahaan fiktif untuk menghindari pajak. Sabtu (04/02/2012).
Sumber berita : http://finance.detik.com/read/2012/02/04/130705/1834158/4/ngumpetin-data-pajak-bank-tertua-swiss-digugat-as
5.    Tak Kunjung Bayar Dana Nasabah, Bakrie Life dipanggil DPR
Anggota Komisi XI DPR Maruarar Sirait mengatakan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Komisi XI berncana memanggil manajemen PT Asuransi Jiwa Bakrie Bakrie Life) pada masa awal siding 2011 karena perusahaan tersebut tidak membayar angsuran dana pokok nasabah Diamond Investa selama 2011. Menurutnya, Bakrie Life dinilai telah mengingkari janji yang tertuang dalam Surat Kesepakatan Bersama (SKB). Maruarar meminta Bakrie Life untuk menepati janjinya. Selama 2011 Bakrie Life tidak mencicil sama sekali. Semua kesepakatan meleset dari jadwal dengan alasan Bakrie Life belum dapat kucuran dana dari induk usahanya, Bakrie Grup. Senin (09/01/2012)

6.    Masalah Internal, Mandaa Hentkan Operasi
Maskapai penerbangan Mandala Airlines akan menghentikan operasinya terhitung sejak hari ini (kamis, 13/1). Penghentian tersebut akan berlangsung hingga 45 hari ke depan. Alasan penghentian operasional ini adalah adanya masalah internal dalam perusahaan tersebut. Masalah tersebut berkaitan dengan keuangan. Menurut Dirjen Perhubungan Udara, Herry Bakti, Mandala sedang bersengketa dengan perusahaan yang menyewakan pesawat kepada perusahaan tersebut. Saat ini terdapat 5 unit pesawat airbus Mandala yang disewa dari perusahaan luar negeri. Mandala mengalami kesulitan melunasi uang sewa pesawat-pesawat tersebut.

7.     Kesalahan sistem, Tyota tarik kendaraannya.
Align LeftToyota produsen terbesar otomotif di Dunia akan menarik 4,1 juta kendaraan yang telah dijual di Amerika dan di Eropa untuk memperbaiki kesalahan dalam proses gas pedal yang berpengaruh pada akselerasi yang tidak diinginkan. Padahal pada bulan November perusahaan tersebut telah menarik ( recall) sebanyak 5,3 Juta kendaraan terkait dengan masalah pada floor mat yang mengganjal pedal gas. Total penarikan ( recall) akibat kesalahan atau failure yang berhubungan dengan pedal jadi berjumlah sekitar 9 Juta unit di seluruh dunia.
Sedangkan pesaingnya Honda pada bulan Januari telah menarik 646,000 Honda Jazz,Fit dan Cities untuk memperbaiki kesalahan pada sistem window-nya.

8.    Laba Usaha Indosat Turun 21%

PT Indosat Tbk (ISAT) mencatatkan penurunan laba usaha sebesar 21 persen menjadi Rp2,83 triliun pada akhir tahun 2011 dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp3,44 triliun.
Sebelumnya, pada 7 Februari 2012 perseroan telah menandatangani dokumen perjanjian dengan PT Tower Bersama Infrastructure (TBIG) dan anak usaha PT Solusi Menara Indonesia untuk penjualan maupun penyewaan kembali 2.500 menara. Selasa (06/03/2012)

9.    Manajemen tak tepati janji, Telkomsel Diminta Jaga Layanan walu Karyawan Demo

Serikat Pekerja Telkomsel melakukan mogok dan demonstrasi besar-besaran pada Kamis, 10 November 2011. Aksi ini merupakan akumulasi kekecewaan karyawan pada manajemen yang tidak menepati Perjanjian Kerja Bersama (PKB) 2 yang disepakati tahun lalu. Meski terjadi mogok besar-besaran, pemerintah, khususnya Kementerian Kominfo tidak ikut campur terhadap masalah internal operator telekomunikasi terbesar di Indonesia tersebut. “Terkait pemogokan karyawan Telkomsel, kami tidak akan ikut campur,” kata Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo, Gatot S Dewa Broto, di Jakarta, Rabu 9 November 2011. “Namun demikian, jangan sampai mogok mereka ini mengganggu layanan telekomunikasi,” ucapnya. “Pemerintah akan mengambil tindakan jika aksi pemogokan mengganggu layanan telekomunikasi karena itu telah melanggar undang-undang layanan publik,” kata Gatot. “UU itu sendiri tidak hanya menyangkut lembaga negara, tetapi juga perusahaan swasta”. Meski begitu, Gatot mengaku, pihaknya tidak mengetahui secara jelas apa yang menjadi permasalahan utama dari kisruh antara manajemen dan karyawan Telkomsel. “Saya nggak tahu masalahnya apa, tapi yang pasti, jangan sampai demonstrasi mengganggu masyarakat,” ucapnya. Rabu (09/11/2011)

10.  Perusahaan Nazaruddin Diduga Terlibat Korupsi Vaksin Flu Burung
PT Anugerah Nusantara, perusahaan Muhammad Nazaruddin, diduga melakukan penggelembungan biaya (mark up) dengan nilai sementara Rp 314 miliar. Dari hasil penelusuran, sampai pekan lalu, penentuan harga tanpa patokan itu mengakibatkan penggelembungan biaya 40 hingga 60 persen dari nilai kontrak sebenarnya. Contohnya, ada alat berupa oven untuk produksi vaksin flu burung yang harga per unit hanya Rp 25 juta disulap menjadi Rp 3 miliar. Sedangkan menurut pengacara Nazaruddin, Junimart Girsang, Nazaruddin tidak terlibat dalam proyek pengadaan fasilitas produksi, riset, dan alih teknologi vaksin flu burung.
Sumber : Kompas, Senin, 19 Maret 2012, halaman 2 

Wednesday, 21 December 2011

Tugas Bahasa Indonesia Membuat tiga buah Paragraf


1.         Bahasa Indonesia ragam ilmiah berbeda dengan bahasa Indonesia ragam iklan. Jika pada majalah remaja atau televisi sering ditemukan bahasa yang tidak baku, lain halnya dalam pembuatan karya ilmiah.  Karya yang ilmiah harus menggunakan bahasa ragam yang ilmiah pula. Penggunaan EYD haruslah tepat. Ini tentu berbeda dengan kalimat yang biasa kita lihat pada bahasa ragam iklan.

2.       Pertumbuhan media komunikasi massa di Indonesia semakin marak dari tahun ke tahun. Lihat saja saluran-saluran dalam televisi anda. Begitu banyak channel yang menayangkan informasi mulai dari isu ringan hingga yang sangat berat. Beragam berita ditayangkan dalam media komunikasi massa ini. Publik tidak bosan jika isi berita yang ditayangkan oleh saluran yang satu sama dengan saluran yang lain. Hal itu karena mereka menyaksikan berita yang sama dengan kemasan dan cara yang berbeda.

3.       Ada beberapa fungsi yang dijalankan oleh media Komunikasi massa. Pertama, meyajikan informasi kepada khalayak mengenai suatu kejadian yang sedang atau telah berlangsung. Kedua, mempengaruhi publik, misalnya dengan iklan. Media komunikasi tidak selalu melaporkan informasi yang serius. Publik butuh hiburan, dan media komunikasi massa dapat menjadi salah satu medianya. Sehingga media komunikasi massa juga berfungsi sebagai sarana hiburan.

Model komunikasi


1.      Pengertian model komunikasi
Model digunakan sebagai alat untuk menjelaskan fenomena komunikasi namun komunikasi mereduksi fonomena komunikasi, artinya ada nuansa komunikasi lain yang mungkin terabaikan dan tidak terjelaskan oleh suatu model.  Akibatnya model dapat menyesatkan jika kita kurang hati-hati dalam menggunakannya.
Dalam bukunya, Prof. Dr. H. Hafied Cangara, M.Sc mengatakan model ialah suatu gambaran sistematis dan abstrak, dimana menggambarkan potensi-potensi tertentu yang berkaitan dengan berbagai aspek dari sebuah proses.
Menurut Sereno dan Montensen, model komunikasi merupakan skripsi ideal mengenai apa yang dibutuhkan untuk terjadinya komunikasi. Model komunikasi merepresentasikan secara abstrak cirri-ciri penting dan menghilangkan rincian komunikasi yang tidak perlu dalam dunia nyata.
B. Aubrey Fisher mengatakan, model adalah analogi yang mengabstraksikan dan memilih bagian dari keseluruhan, unsur, sifat, dan komponen yang penting dari fenomena yang dijadikan model. Model adalah gambaran informal untuk menjelaskan atau menerapkan teori. Dengan kata lain,model adalah yang lebih disederhanakan.
Werner J. Severin dan James W. Tankard mengatakan, model membantu merumuskan teori dan menyarankan hubungan.

2.      Fungsi model komunikasi
Gordon Wiseman dan Larry  Barker mengemukakan bahwa model komuniksi mempunyai tiga fungsi : Pertama, melukiskan proses komunikasi; kedua, menunjukkan hubungan visual; ketiga, membantu dalam menemukan dan memperbaiki kemacetan komunikasi.
Deutsch menyebutkan bahwa model mempunyai empat fungsi: mengorganisasikan (kemiripan data dan hubungan) yang tadinya tidak teramati; heuristik (menunjukkan fakta-fakta dan metode baru yang tidak diketahui); prediktif, memungkinkan peramalan dari sekadar tipe ya atau tidak hingga yang kuantitatif yang berkenaan dengan kapan dan berapa banyak; pengukuran fenomena yang diprediksi.

Sumber :